Pangandaran - Upaya percepatan program pendaftaran tanah sistematis lengkap terus digalakkan. Senin, 27 Juli 2026, kegiatan Monitoring giat pengukuran tanah sistematis lengkap dilaksanakan di Blok Cikeludan, Dusun Sindangjaya, Rt 26/06, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini bertujuan utama untuk mendukung pemetaan dan pencetakan sertipikat tanah secara massal bagi warga setempat.
Pelaksanaan monitoring dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Babinsa Desa Sindangjaya Serka Dani Amir, Surveyor kadastral berlisensi dari PT Damar Wuri Utama, Tedja Drajat ASKB, Kepala Dusun Sindangjaya Kusnandar, serta Ketua LPM Desa Sindangjaya Dadan Suhendar. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pihak swasta dalam mensukseskan program strategis ini.
Serka Dani Amir mengungkapkan optimisme terhadap kelancaran proses pengukuran. "Kami dari Babinsa siap mendukung penuh setiap tahapan kegiatan ini demi terwujudnya kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat Dusun Sindangjaya, " ujar Serka Dani Amir. Senada dengan itu, Tedja Drajat ASKB, perwakilan dari PT Damar Wuri Utama, menegaskan komitmen perusahaannya. "Tim kami telah siap dengan peralatan dan personel yang memadai untuk melaksanakan pengukuran secara akurat dan efisien, sesuai standar yang berlaku, " jelas Tedja Drajat ASKB.
Kepala Dusun Sindangjaya, Kusnandar, menyambut baik inisiatif ini. "Ini adalah kabar gembira bagi warga kami. Dengan adanya sertipikat, kepemilikan tanah menjadi lebih jelas dan aman. Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah dan semua pihak yang terlibat, " kata Kusnandar. Ketua LPM Desa Sindangjaya, Dadan Suhendar, menambahkan, "Program ini tidak hanya memberikan manfaat legal, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomis lahan warga dan mempermudah akses permodalan di masa depan."
Dukungan terhadap program ini juga datang dari jajaran TNI yang lebih tinggi. Danramil 2506/Pangandaran, Lettu Inf. Agus Suryadi, menyatakan, "Kegiatan pengukuran tanah ini sejalan dengan program TMMD dan upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memantau dan memberikan dukungan logistik serta personel jika diperlukan."
Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol CZI Citra Kurniawan, S.Hub.Int., M.H.I., menggarisbawahi pentingnya program ini dalam skala yang lebih luas. "Pendataan dan sertifikasi tanah adalah fondasi penting bagi pembangunan. Dengan adanya kepastian hak atas tanah, investasi dan pembangunan ekonomi di wilayah Pangandaran akan semakin terarah dan terjamin, " tuturnya. Ia menambahkan, "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kodim 0625/Pangandaran."
Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M, mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. "Program pendaftaran tanah sistematis lengkap adalah prioritas nasional. Keberhasilan di tingkat desa seperti di Sindangjaya ini akan berkontribusi besar terhadap tertib administrasi pertanahan di Jawa Barat, " ungkap Kolonel Inf Dadi Sutandi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral.
Puncak dukungan datang dari Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM. Beliau menyatakan, "TNI, khususnya Kodam III/Siliwangi, akan terus bersinergi dengan pemerintah sipil untuk memastikan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, seperti sertifikasi tanah ini, berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal. Ini adalah bagian dari pengabdian kami kepada bangsa dan negara."
Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam percepatan sertifikasi tanah di Kabupaten Pangandaran, memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sindangjaya.(PERS)

Updates.